Netanyahu Israel Ungkap Rencana Pasca Perang Gaza Meski Ditolak

25 February 2024 08:11 WIB
Polish_20240225_010426403

Tel Aviv, anomali.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah mengungkapkan visi Israel terkait situasi pasca konflik dengan Hamas. Namun, proposalnya tersebut mendapat penolakan keras dari berbagai faksi Palestina dan bahkan Amerika Serikat, yang telah lama menjadi pendukung Israel.

Rencana Netanyahu, diumumkan kepada pers pada Jumat, menggambarkan keinginan Israel untuk tetap memiliki kehadiran di Gaza meskipun pertempuran telah berakhir. Proposal tersebut menyiratkan bahwa urusan sipil di Gaza akan diawasi oleh pejabat Palestina lokal yang memiliki pengalaman administratif dan tidak memiliki hubungan dengan entitas teroris. Namun demikian, proposal tersebut juga memberikan kebebasan tak terbatas kepada militer Israel untuk beroperasi di seluruh Gaza dan Tepi Barat guna mencegah aktivitas teroris.

baca juga : BMKG Catat Adanya Bibit Siklon Tropis, Potensi Hujan Lebat di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Selain itu, Netanyahu kembali menegaskan penolakan Israel untuk secara sepihak mengakui negara Palestina, dan bersikeras bahwa penyelesaian masalah Palestina harus dicapai melalui negosiasi langsung.

Pengumuman resmi mengenai skenario pasca perang ini dilakukan dalam pertemuan kabinet keamanan Israel pada hari Kamis, yang segera menarik kritik dari luar negeri serta penolakan dari Otoritas Palestina dan Hamas. Pengungkapan rencana ini bertepatan dengan serangan udara Israel yang sedang berlangsung yang menargetkan daerah pemukiman di selatan Gaza.

Meskipun rencana Netanyahu kurang spesifik, hal tersebut menandai pertama kalinya Israel secara resmi menyampaikan visinya untuk periode pasca perang. Ini juga menegaskan tekad Israel untuk menghilangkan Hamas, yang telah berkuasa di Gaza sejak tahun 2007. Para kritikus, termasuk beberapa di dalam Israel, mempertanyakan kelayakan menghapus Hamas dari Gaza.

baca juga : Mitigasi Bencana Puting Beliung, Belajar Dari Kejadian Bandung-Sumedang

Sementara itu, Otoritas Palestina, yang mengelola sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki, mengutuk rencana Netanyahu sebagai kolonialis dan rasialis, menyamakannya dengan reokupasi Gaza. Israel menarik militernya dan pemukimnya dari Gaza pada tahun 2005 namun tetap mengendalikan akses ke wilayah tersebut.

Rencana Netanyahu ini membuka jalan bagi debat dan kontroversi yang berkelanjutan mengenai masa depan Gaza dan konflik Israel-Palestina secara lebih luas. ..

One thought on “Netanyahu Israel Ungkap Rencana Pasca Perang Gaza Meski Ditolak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4232508926941629218

Latest News

12848135643216883582
5003596313931723273