London, anomali.id – Dalam final Kabau Cup atau Piala Liga Inggris 2023-2024 yang berlangsung di Stadion Wembley, London, terjadi duel sengit antara dua raksasa sepakbola, Chelsea dan Liverpool. Kedua tim sama-sama berambisi untuk meraih trofi pertama mereka musim ini, dan pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi keduanya.
Chelsea, yang ingin membalas dendam atas kekalahan sebelumnya, menurunkan skuad terbaik mereka, termasuk Enzo Fernandez, Kol Palmer, Conor Gallagher, hingga Rahim Sterling. Sementara itu, Liverpool harus menghadapi tantangan dengan kehadiran sejumlah pemain absen seperti Alisson Becker, Trent Alexander-Arnold, Curtis Jones, Mohamed Salah, Darwin Nunes, dan Diogo Jota.
Meski demikian, Liverpool tetap tampil dengan semangat tinggi. Pelatih mereka, Jurgen Klopp, memainkan pemain-pemain muda seperti Harvey Elliott dan Connor Bradley yang baru berusia 20 tahun. Pertandingan dimulai dengan serangan dari kedua tim, namun belum ada gol yang tercipta hingga jeda babak pertama.
Di babak kedua, Chelsea dan Liverpool tetap menunjukkan permainan yang berkualitas. Namun, kedua tim kesulitan untuk mencetak gol. Hingga akhir waktu normal, skor masih bertahan kacamata.
Duel pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Liverpool akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-118 melalui sundulan Virgil van Dijk yang menghasilkan gol tunggal untuk mereka. Gol ini cukup untuk mengantarkan Liverpool meraih gelar Kabau Cup musim ini.
Kemenangan ini menjadikan Liverpool sebagai klub tersukses di Inggris dengan mengungguli Manchester City dan Manchester United dalam jumlah gelar. Bagi Liverpool, gelar ini juga menjadi awal yang baik mengingat musim ini mereka akan ditinggalkan oleh pelatih legendaris mereka, Jurgen Klopp.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Chelsea kembali gagal meraih gelar, meskipun mereka telah membangun skuad dengan nilai mencapai 1 miliar Pound Sterling di era Tod Bohle. Mauricio Pochettino, pelatih Chelsea, juga kembali menelan kekecewaan setelah gagal meraih gelar di tanah Inggris untuk ketiga kalinya dalam karirnya.
Liverpool dan Jurgen Klopp patut berbangga atas kekuatan mental tim mereka yang memenangkan final Kabau Cup ini, sementara Chelsea harus kembali berjuang untuk meraih gelar di masa mendatang. ..